Konsep Asuransi Jiwa Umum sebagai Panduan Konsumen

Kita tahu bahwa asuransi adalah satu bentuk perlindungan finansial terhadap hal-hal tak terduga, namun seberapa paham Anda akan konsep asuransi jiwa? Banyak orang yang mengikuti tren dengan membeli polis asuransi jiwa, namun tidak memahami konsep di baliknya sehingga kerap kebingungan ketika membutuhkan tanggungan finansial saat sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Kebingungan ini juga bisa mengakibatkan kesulitan saat memilih bentuk asuransi yang dibutuhkan, serta proses klaim saat kematian terjadi. Walaupun bisa saja konsumen dibantu agen, namun pemahaman pribadi juga diperlukan agar tidak kebingungan dan paham akan tiap langkah yang diambil.

Konsep Dasar Asuransi Jiwa untuk Dipahami

Membeli polis untuk pertama kalinya bisa menjadi tantangan, terutama jika Anda kurang paham akan konsep asuransi. Jika Anda seorang calon pembeli polis yang belum pernah membeli polis asuransi sebelumnya, atau kurang paham akan cara kerja asuransi, berikut beberapa konsep asuransi jiwa umum yang harus dipahami:

  • Dalam asuransi, ada 6 unsur utama yang terlibat yaitu pengalihan risiko finansial dari tertanggung ke penanggung (fungsi dasar asuransi), pihak yang terbebani oleh risiko (tertanggung), pihak yang mengambilalih risiko keuangan saat kematian terjadi (penanggung, alias perusahaan asuransi), uang yang harus tertanggung bayarkan secara rutin sesuai perjanjian (premi), dan uang yang dibayar perusahaan asuransi pada tertanggung saat kematian terjadi (uang pertanggungan).
  • Pemegang polis dan tertanggung tidak bisa disamakan, walaupun tertanggung dan pemegang polis bisa jadi orang yang sama. Hal ini karena, dalam asuransi, orang yang memegang polis belum tentu mengasuransikan dirinya. Misalnya, ketika seorang ayah mengasuransikan anaknya, maka sang anak disebut tertanggung, sedangkan ayah disebut pemegang polis. Kedua hal ini harus dinyatakan secara detail dan spesifik.
Konsep Asuransi Jiwa Umum (Fotolia)

Konsep Asuransi Jiwa Umum (Fotolia)

  • Pemegang polis merupakan pihak yang melakukan transaksi dan perjanjian dengan penanggung. Tertanggung adalah pihak yang diasuransikan dalam polis tersebut. Hal ini berarti pemegang polis juga bertanggungjawab membayar premi asuransi sesuai kesepakatan yang tercantum, kecuali jika pemegang polis dan tertanggung adalah orang yang sama.
  • Konsep asuransi jiwa menanggung kerugian finansial yang diakibatkan kematian atau usia tuanya si tertanggung. Akan tetapi, rincian akan layanan ini tergantung paket polis yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Misalnya, saat ini, asuransi jiwa memberi uang pertanggungan akan kerugian finansial yang diakibatkan kecelakaan atau penyakit berat atau kecacatan yang menimpa si tertanggung.
  • Jika pemegang polis dan tertanggung adalah orang yang berbeda, maka pemegang polis bisa diganti jika perlu. Akan tetapi, tertanggung tidak bisa diganti, karena yang resikonya ditanggung perusahaan asuransi adalah si tertanggung. Dalam hal ini, perlindungan hanya bisa dimodifikasi atau dihapus sesuai ketentuan tertulis yang disepakati.

Bagaimana dengan asuransi jiwa syariah? Konsep asuransi jiwa syariah pada dasarnya sama saja dengan asuransi jiwa biasa, walaupun memiliki perbedaan dalam sistem. Asuransi jiwa syariah kini juga cukup diminati oleh khalayak umum, sehingga tidak ada perbedaan signifikan dalam konsep dasar dan cukup bisa dipahami. Asuransi syariah pun mengikuti undang-undang dan dasar legal asuransi di Indonesia, sehingga konsep di atas juga berlaku.

Kesimpulannya, asuransi jiwa adalah sebuah layanan dan sistem yang memiliki keistimewaan dalam hal pemindahan resiko finansial, sehingga harus ada penjelasan terperinci dalam konsepnya. Jika Anda baru pertama kali membeli polis asuransi jiwa, pastikan mengetahui rincian penting dalam konsep asuransi jiwa, sehingga Anda tidak mengalami kebingungan atau kerancuan saat berusaha memahami sistemnya.

Info Asuransi:

konsep asuransi - konsep asuransi jiwa - pemahaman polis untuk orang umum - pemegang asuransi bisa d ganti - konsep konsumen manulife siapa ? - 7 konsepsi asuransi - konsep ansuransi jiwa - konsep ansuransi - kebingungan asuransi - siapa konsumen asuransi jiwa -
Content Protection by DMCA.com