Memahami Fungsi Perusahaan Asuransi dalam Hukum Indonesia

Banyak dari kita sudah tahu manfaat membeli polis asuransi, tapi apa sebenarnya fungsi perusahaan asuransi dalam tataran formal? Ada beberapa undang-undang yang secara tegas mengatur fungsi dan tujuan asuransi, sehingga semua perusahaan asuransi di Indonesia harus berpegang pada dasar hukum ini dalam menyediakan layanan jasanya. Jika Anda menggunakan asuransi sebagai bagian penting dalam kehidupan Anda, atau berkecimpung dalam bidang yang berhubungan dengan asuransi, Anda harus memahami fungsi dan peran perusahaan asuransi yang sesungguhnya sesuai hukum.

Fungsi Perusahaan Asuransi dalam Hukum

Ada beberapa dasar hukum yang mengatur asuransi di Indonesia, namun yang utama adalah Undang-undang Nomor 2 tahun 1992. Dalam Undang-undang ini, pengertian dan fungsi perusahaan asuransi dijabarkan sebagai perjanjian yang disepakati dua pihak atau lebih, dimana penanggung menerima premi dari tertanggung, dan sebagai gantinya memberi ganti rugi kepada tertanggung jika terjadi kerusakan, kerugian atau kehilangan keuntungan, atau pemabayaran terkait meninggalnya orang yang ditanggungkan, atau kehilangan akibat kejadian yang tak terduga.

Penjelasan di atas kemudian diperkuat lagi oleh pasal-pasal hukum perdata, terutama Pasal 1774 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang mempertegas sifat tanggungan asuransi yang pada dasarnya bersifat tak pasti atau untung-untungan, karena mengganti kerugian yang terjadi akibat peristiwa yang bisa terjadi secara mendadak dan tak terduga. Secara umum, definisi ini menempatkan asuransi sebagai pengendali resiko finansial.

Fungsi Perusahaan Asuransi dalam Hukum (Fotolia)

Fungsi Perusahaan Asuransi dalam Hukum (Fotolia)

Fungsi Primer dan Tambahan Perusahaan Asuransi

Selain yang berdasarkan undang-undang, perusahaan asuransi juga secara resmi dideskripsikan sebagai penyedia jasa perlindungan dan keuangan dengan fungsi spesifik. Berikut beberapa tugas dan fungsi perusahaan asuransi yang diakui oleh berbagai badan usaha dan institusi di seluruh dunia:

  • Sebagai pengendali resiko. Seperti yang dijelaskan dalam undang-undang, asuransi berfungsi sebagai pengendali resiko seperti penyedia perlindungan untuk kecelakaan, kematian, penyakit berat, dan sebagainya. Dalam hal ini, perusahaan asuransi mengubah ketidakpastian (seperti resiko kecelakaan dan kematian) menjadi sesuatu yang pasti dan bisa ditangani, yaitu tanggungan finansial.
  • Sebagai pengumpul dana. Pengumpul dana dalam hal ini bukanlah penggalangan dana untuk kepentingan sosial alias charity. Namun, perusahaan asuransi mengumpulkan dana berupa premi yang dibayarkan para pemegang polis setiap bulan atau tahun, dan dana ini kemudian akan dikelola serta dikembangkan untuk memberi perlindungan finansial terhadap kejadian tak terduga yang menimpa pemegang polis.
  • Sebagai pengelola premi seimbang. Setelah pemegang polis menyetor premi, perusahaan asuransi berkewajiban mengelola dana tersebut, dan mengeluarkannya sedemikian rupa sehingga jumlahnya sesuai dengan resiko yang dihadapi pemegang polis yang melakukan klaim.

Berbagai fungsi utama perusahaan asuransi tersebut mengatur kerja berbagai perusahaan asuransi di Indonesia, walau layanan yang diberikan beragam.

Prinsip yang Wajib Dipenuhi Perusahaan dan Pengguna Asuransi

Perusahaan asuransi memang memiliki rincian tugas dan fungsi yang wajib dipenuhi, namun dalam hbuungan antara perusahaan dan pengguna asuransi, ada prinsip-prinsip yang wajib dipenuhi dalam operasinya. Prinsip-prinsip itu adalah hak tertanggung untuk mengasuransikan dirinya (insurable interest), kejujuran dalam menyampaikan informasi yang diperlukan (utmost good faith), pencarian efektif penyebab kejadian tak terduga yang menuntut klaim (proximate cause), kewajiban menyediakan tanggungan finansial untuk tertanggung (indemnity) dan pengalihan hak legal/hukum dari tertanggung ke penanggung (subrogation), sesuai dengan UU Hukum Dagang Indonesia pasal 284.

Dalam kaitan antara fungsi perusahaan asuransi dan hak serta kewajiban pemegang polis di Indonesia, terdapat dasar hukum yang mengatur hubungan antar keduanya, sehingga harus dipahami oleh semua pihak yang terlibat.

Info Asuransi:

fungsi perusahaan asuransi - tugas perusahaan asuransi - fungsi utama perusahaan asuransi - fungsi perusahan asuransi - tugas dan fungsi perusahaan asuransi - jelaskan tugas pokok perusahaan asuransi - tugas lembaga asuransi - fungsi dan peran perusahaan asuransi - fungsi dalam perusahaan asuransi - fungsi perusahaan reasuransi - peran peransuransian - peranan dan fungsi asuransi - Pengertian dan tugas perusahaan asuransi - peranan dan fungsi perusahaan asuransi - perusahaan asuransi berfungsi - premi seimbang - apa tugas lembaga asuransi kerugian - tugas departemen legal di perusahaan asuransi - tugas pengendali asuransi - tugas perusahaan ansuransi - pengertian dan peran perusahaan asuransi - pengertian dan fungsi perusahaan asuransi - pengertian asuranis jasindo dan fungsinya - definisi manfaat fungsi perusahaan asuransi - fungsi asuransi dari segi hukum - fungsi asuransi perusahaan - fungsi dari asuransi jasa indonesia - fungsi lembaga asuransi - fungsi peransuransian - fungsi perushaan asuransi ? - fungsi utama perusahaan asuransi perlindungan keuangan - funsi perisahaan asuransi - https://asuransime com/memahami-fungsi-perusahaan-asuransi-dalam-hukum-indonesia/ - memahami perusahaan asuransi - panjelasan tentang tugas pokok perusahaan asuransi - tugas tugasbdan pengelola asuransi -
Content Protection by DMCA.com