Mengenal Lebih Dekat Mekansime Kegiatan Perusahaan Asuransi

Mengenal sebuah sistematis dan juga cara kerja dari sebuah asuransi berarti Anda mengeathui dengan benar kegiatan perusahaan asuransi tersebut dalam memberikan pelayanan dan juga perlindungan pada keluarga di Indonesia. Sebelum bisa membayar dana ataupun santunan pada pemegang polis, diperlukan proses yang panjang untuk mengolah dananya.

Kegiatan Perusahaan Asuransi Secara Menyeluruh

Kegiatan usaha perusahaan asuransi merupakan lembaga bukan bank yang mengelola keuangan dengan melakukan penghimpunan dana yang didapatkan dari masyarakat. Dana yang terkumpul tersebut bisa berasal dari berbagai sumber, seperti:

  • Modal yang disetor atau modal awal: Modal yang disetor ini berasal dari dua sumber yaitu dana yang diperoleh dari negara dan digunakan untuk perusahaan asuransi yang dimilik dan dikelola oleh negara, dan juga modal yang diperoleh dari pemegang saham perusahaan swasta yang akan digunakan untuk pengelola perusahaan asuransi swasta.
  • Premi asuransi: Dana lainnya berasal dari premi asuransi yang merupakan iuran bulanan yang disetorkan oleh pihak tertanggung sebagai nasabah untuk memenuhi kewajiban pada perusahaan asuransi.
  • Komisi atas premi: Sumber dana berikutnya diperoleh dari bagian premi yang digunakan untuk diasuransikan kembali.
  • Hasil investasi: Perusahaan juga mendapatkan setoran dana yang berasal dari keuntungan nilai investasi yang disetorkan oleh pihak tertanggung dan nilainya mengalami peningkatan secara signifikan.
Mekansime Kegiatan Perusahaan Asuransi - Fotolia

Mekansime Kegiatan Perusahaan Asuransi – Fotolia

Dalam kegiatan pokok usaha perusahaan asuransi, sistematikanya hanya melibatkan dua pihak perjanjian yang membuat sebuah kesepakatan sehingga bisa menghasilkan sebuah polis yang berisi data-data serta aturan dari produk asuransi yang dipilih dan pihak tersebut adalah:

Pihak Tertanggung

Pihak ini adalah seseorang atau lebih yang meminta perlindungan pada sebuah perusahaan asuransi dan bersedia untuk membeli produk asuransi tertentu dengan timbal balik berupa pembayaran premi dengan jangka waktu tertentu sebagai bentuk kewajiban pihak tertanggung. Setelah membayar dan juga menyetujui kontrak perjanjian yang sudah ditetapkan, maka seorang pihak tertangung baik sendirian maupun bersama dengan anggota keluargannya akan dilindungi oleh asuransi sampai masa akhir perjanjian itu.

Pihak Penanggung

Pihak ini merupakan sebuah perusahaan yang menerima premi dari pihak tertanggung dan berfungsi untuk melindungi pihak yang sudah membayar perjanjian dari resiko mungkin terjadi secara tiba-tiba. Resiko-resiko yang biasanya ditanggung harus memiliki syarat seperti tingkat kerugiannya cukup besar sehingga tidak mungkin diatasi sendiri oleh pihak penanggung, jumlah kerugian dapat dihitung, terdapat sejumlah unit yang sifatnya besar dan terbuka kepada resiko yang sama, kerugian yang terjadi sifatnya kebetulan atau tidak direncanakan oleh pihak penanggung.

Mekanisme Kegiatan Usaha Perusahaan Asuransi

Bila ditinjau dari pasal 3 undang-undang nomor 2 tahun 1992, mekanisme kegiatan usaha perusahaan asuransi dibagi menjadi dua macam yaitu:

Usaha Asuransi

Kegiatan usaha asuransi ini bisa dibedakan menjadi 3 kelompok besar yaitu asuransi kerugian, asuransi jiwa, dan reasuransi. Semua jenis usaha dalam kelompok ini memiliki jenis pemasaran yang dilengkapi dengan program asuransi yang bermacam-macam dan harus dilengkapi dengan informasi yang relevan.

Pemasaran program asuransi sendiri bisa dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Promosi secara langsung dilakukan oleh agen resmi yang terlatih, sementara tidak langsung bisa melalui telemarketing, brossur, iklan dan media lainnya.

Usaha Penunjang Asuransi

Dalam kegiatan usaha peninjang asuransi ini masih dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu usaha pialang asuransi yang merupakan perantara dalam penutupan kontrak, usaha penilaian kerugian, usaha konsultasn dan juga usaha agen yang berfungsi untuk menyalurkan asuransi pada masyarakat atas nama pihak penanggung.

Semoga informasi mengenai kegiatan perusahaan asuransi tersebut bisa membantu Anda untuk lebih memahami kinerja dan juga sistematis dari asuransi sebagai bentuk perlindungan pada masyarakat.

Info Asuransi:

kegiatan asuransi - kegiatan perusahaan asuransi - kegiatan pokok usaha perusahaan asuransi - kegiatan usaha asuransi - jenis kegiatan asuransi - Kegiatan pokok perusahaan asuransi - menjelaskan kegiatan perusahaan asuransi - macam macam kegiatan perusahaan asuransi - kegiatan yang dilakukan asuransi - aktivitas perusahaan asuransi - kegiatan usaha perusahaan asuransi - kegiatan asuransi kesehatan - kegiatan yang dilakukan perusahaan asuransi - jenis kegiatan yang dilakukan asuransi - aktivitas bisnis asuransi - sumber dana dan kegiatan asuransi - kegiatan pokok usaha asuransi - kegiatan apa saja yang dilakukan perusahaan asuransi? - sebutkan kegiatan usaha asuransi - sistematika dari asuransi - kegiatan perasuransian - kegiatan kegiatan asuransi - modal usaha asuransi - kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan - kegiatan dari perusahaan asuransi - mekanisme perusahaan asuransi - program kegiatan macam macam asuransi - jelaskan tugas pokok perusahaan asuransi! - macam macam kegiatan asuransi - KEGIATAN USAHA LEMBAGA ASURANSI - bentuk kegiatan usaha asuransi jiwasraya - bentuk kegiatan perusahaanasuransi - kegiatan dalam asuransi - usaha yg dilakukan asuransi - apa saja bentuk modal asuransi - Apa kegiatan pokok usaha asuransi - kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi - cara melakukan kegiatan asuransi - contoh kegiatan perusahaan asuransi - usaha asuransi - jelaskan kegiatan perusahaan asuransi - macam2 kegiatan asu - kegiatan yang dilakukan perusahaan - lembaga asuransi diperlukan dalam bisnis - mengenal lebih jauh tentang kegiatan dalam perusahaan - kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi adalah - macam kegiatan yang dilakukan di perusahaan asuransi - mekanisme kegiatan usaha perusahaan asuransi - mengenal lebih dekat dunia asuransi - mengenal bisnis perusahaan asuransi -
Content Protection by DMCA.com