Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Asuransi Mobil Bekas

Membeli mobil bekas adalah pilihan rasional bagi banyak orang, namun tidak semua orang memikirkan soal asuransi mobil bekas dengan matang. Ada banyak kasus dimana orang menyesal setelah membeli asuransi yang entah tidak menutupi semua biaya perbaikan yang dibutuhkan, atau malah terlalu mahal untuk kebutuhan perlindungan yang sebenarnya. Jika Anda berpikir untuk membeli mobil bekas, atau ingin memilih asuransi untuk mobil tersebut, pastikan mempertimbangkan berbagai aspek penting dalam memilih asuransi jenis ini.

Pertanyaan Penting Seputar Asuransi Mobil Bekas

Jangan buru-buru membeli mobil bekas dan asuransinya sebelum Anda melakukan penelitian tentang apa yang Anda butuhkan dan apa yang sebaiknya Anda beli. Pasalnya, jika tidak dipertimbangkan secara matang, anda akan dihadapkan pada berbagai permasalahan kelak. Sebelum membeli mobil bekas dan asuransinya, pertimbangkan hal-hal berikut:

Tahun berapa mobil dibuat dan berapa harganya?

Tahun pembuatan dan harga mobil di pasaran dapat menentukan pilihan asuransi. Secara umum, biaya asuransi mobil bekas tergantung pada usia serta harga mobil. Jika mobil Anda harganya cukup mahal, asuransinya biasanya murah, karena diasumsikan mobil ini lebih layak jalan. Akan tetapi, hal ini terbalik dengan usia mobil; semakin tua usia mobil, asuransi pun semakin murah.

Pilih premi murah atau perlindungan maksimal?

Ketika membeli mobil bekas beserta asuransinya, ada pertimbangan untuk memilih antara perlindungan maksimal atau pemotongan premi. Asuransi all risk mobil bekas, misalnya, akan membuat Anda membayar cukup mahal, namun perlindungannya maksimal, sehingga cocok untuk mobil yang masih bagus atau harganya mahal. Akan tetapi, jika Anda pikir mobil bekas Anda tidak membutuhkan perlindungan seperti itu, Anda bisa meminta perlindungan di bawah harga pasar untuk mendapat diskon.

Asuransi Mobil Bekas (Fotolia)

Asuransi Mobil Bekas (Fotolia)

Pilih asuransi TLO atau all risk?

Total Loss Only (TLO) adalah jenis asuransi yang menutupi kerusakan mobil hingga melebihi 75%. TLO biasanya lebih murah daripada all risk, yang menutupi kerusakan mobil akibat berbagai kejadian mulai dari tabrakan hingga kerusuhan dan pencurian. Biasanya, mobil yang usianya di atas 5 tahun lebih cocok menggunakan TLO, karena premi asuransi mobil bekas untuk perlindungan jenis ini lebih murah. Sebaliknya, mobil bekas yang usianya kurang dari 5 tahun sebaiknya dilindungi dengan asuransi all risk, karena biaya perbaikan segala macam masih sebanding dengan usia mobilnya.

Apakah Anda membutuhkan perluasan perlindungan?

Perluasan perlindungan adalah tambahan perlindungan yang bisa Anda peroleh dari perusahaan asuransi dengan tambahan biaya tertentu. Masing-masing perusahaan asuransi mungkin menawarkan hal yang berbeda, namun secara umum, perlindungan tambahan ini bisa mencakup hal-hal seperti kerusakan akibat bencana alam (banjir, longsor), atau kejadian luar biasa seperti terorisme. Pertimbangkan hal ini baik-baik terutama mencakup risiko di tempat tinggal/kerja Anda.

Apakah Anda berencana menjual mobil?

Jika Anda berpikir untuk menjual lagi mobil bekas tersebut, pertimbangkan faktor asuransinya. Asuransi mobil bekas di Indonesia biasanya tidak bisa dipindahtangankan saat mobil dijual. Anda harus melapor ke perusahaan asuransi terkait sebelum menjual mobil yang sudah dilindungi dengan asuransi. Keuntungannya, ketika Anda melapor dan belum ada klaim, Anda bisa mendpaat pengembalian premi karena asuransi dibatalkan.

Dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting ini, Anda tidak perlu menyesal karena salah memilih asuransi mobil untuk kendaraan bekas. Membeli mobil bekas mungkin menjadi pilihan terbaik Anda saat ini, namun asuransi mobil bekas yang tepat tetap harus diperoleh jika Anda tak ingin kehilangan uang banyak untuk biaya perbaikan mobil.

Content Protection by DMCA.com