Prinsip Utama Asuransi Syariah Yang Wajib Anda Ketahui

Kesadaran masyarakat untuk melindungi diri, kesehatan, serta harta benda dari bencana yang tak terduga dengan asuransi sudah semakin meningkat dan salah satu produk asuransi yang juga banyak diminati oleh masyarakat Indonesia adalah asuransi syariah. Ini tentu merupakan hal yang wajar mengingat mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam.

Asuransi syariah - Fotolia

Asuransi syariah – Fotolia

Apa itu Pengertian Asuransi Syariah?

Menurut fatwa MUI no 21/DSN-MUI/IX/2001 pengertian asuransi syariah adalah usaha untuk saling melindungi serta tolong-menolong di antara beberapa orang dengan investasi dalam bentuk asset atau yang dikenal dengan tabarru’. Tujuaannya adalah untuk memberikan pola pengembalian bila terjadi resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan ketentuan syariah. Karena asuransi syariah ini terlahir dengan spirit yang demikian dan sejalan dengan ajaran Islam maka Anda dapat memilih produk ini tanpa was-was karena operasionalnya telah dirancang secara islami.

Di tanah air sendiri asuransi yang menonjolkan nilai-nilai syar’I ini sendiri baru didirikan di tahun 1994 dan tergolong mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Asuransi syariah di indonesia sendiri hingga tahun 2014 tercatat telah ada 45 perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi umum dan jiwa syariah.

Prinsip Utama Asuransi Syariah

Untuk lebih memahami tentang asuransi syariah, berikut ini adalah prinsip-prinsip asuransi syariah:

  • Universal; Ajaran Islam Rahmatan lil Alamin atau universal menjadi prinsip utama pada asuransi syar’I ini. Dengan demikian produk ini sesungguhnya tak hanya diperuntukkan bagi orang muslim tetapi untuk semua orang.
  • Dana hibah; Semangat dasar dalam asuransi syar’I ini adalah tolong-menolong dan saling melindungi yang sebenarnya tak hanya ajaran dalam agama Islam tetapi juga agama lain. Di sini para nasabah asuransi membantu peserta yang lain yang tertimpa musibah. Jadi di sini perusahaan berlaku sebagai perantara yang mendapatkan keuntungan dari pengelolaan dana tabarru’ yang dibayarkan nasabah bersamaan dengan premi asuransi. Selain itu perusahaan juga berhak memperoleh bagian keuntungan dari pemutaran modal.
  • Risk sharing. Di sini para nasabah asuransi saling tolong menolong dan menanggung sesama peserta yang tertimpa musibah dengan dana bersama yang telah disedekahkan.
  • Akad; bila dalam asuransi konvensional kontraknya disebut jual beli produk tetapi dalam asuransi syar’I akadnya disebut sebagai takafuli atau kontrak tolong-menolong.
  • Keadilan dan kejujuran; Pada asuransi syariah ini asas keadilan, kejujuran, transparansi, dan keikhlasan sangat diutamakan. Agar tidak sampai terjadi ketidakadilan bentuk hubungan antar nasabah atau antara nasabah dan perusahaan adalah menjalankan kewajiban secara jelas dan tak diperbolehkan saling mendzalimi.
  • Melarang riba; Di sini sangat dilarang unsur riba, maysir, dan gharar juga melarang unsur-unsur yang telah jelas keharamannya dalam perputaran modal.
  • Keberkahan; Asuransi syariah juga merupakan perencanaan finansial yang berkah dengan konsep syariah yang memang dirancang dengan tujuan memberlikan kebaikan serta fungsi yang sempurna bagi masyarakat.
  • Surplus underwriting; Para nasabah asuransi berkesempatan memperoleh selisih lebih total kontribusi anggota pada jangka waktu tertentu ke dalam dana tabarru’ yang telah dikurangi dengan klaim asuransi dan cadangan teknis.

Untuk produk asuransi syariah sesungguhnya tak berbeda jauh dengan asuransi umum, yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi kendaraan (mobil atau motor), asuransi harta benda seperti rumah, toko, dan sebagainya, serta produk-produk asuransi sejenisnya.

Sebagai produk keuangan, asuransi syariah dapat menjadi alternatif investasi keuangan baru yang berpotensi memberikan hasil yang saling menguntungkan, bersifat universal, serta merupakan trend baru dalam dunia keuangan tak hanya di tanah air tetapi juga mancanegara.

Info Asuransi:

prinsip asuransi syariah - pengertian asuransi syariah menurut fatwa mu - prinsip-prinsip asuransi syariah - prinsip utama asuransi syariah - prinsip asuransi ayariah - prinsip prinsip asuransi syariah - prinsip asuransi syaria - prinsip dalam asuransi syariah - prinsip dasar asuransi syariah - prinsip prinsip asuransi islam - prinsip prinsip syariah dalam asuransi - Pengertian prinsip utama asuransi syariah - Akad yang berlaku di asuransi syariah - pemutaran asuransi syariah - apa prinsip air yang anda ketahui - apa yang anda ketahui asuransi syariah - apa yang kamu ketahui prinsip asuransi syariah - Asas transparan dslsn asursnsi - asuransi sariah untuk beragama apa - asuransi syariah yang sesuao dengan ajaran islm - asuransi yang sar i - asuransi yang syar\i di indonesia - dalamnsyariah prinsip asuransibadalah - fatwa mui ttg asuransi kendaraan - unsur unsur keharaman dalam asuransi syariah -
Content Protection by DMCA.com