Sejarah Asuransi Kesehatan dan Perusahaan Asuransi di Indonesia

Walaupun asuransi kesehatan bukan lagi hal yang aneh, sejarah asuransi kesehatan di Indonesia termasuk cukup lambat dibandingkan beberapa negara Asia, serta Amerika dan Eropa. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, mulai dari faktor ekonomi, birokrasi, hingga sosial budaya. Akan tetapi, jika dilihat dari kronologis perkembangan awal sosialisasi prinsip layanan asuransi, sejarah asuransi Indonesia bisa dibilang sudah berakar dari tahun 1947.

Sejarah asuransi kesehatan dunia sudah berakar sejak jaman sebelum Masehi, dengan bentuk yang terus dikembangkan dalam konsep modernnya di berbagai negara di dunia. Di antara berbagai negara Asia, Jepang termasuk yang cukup awal menerapkan konsep asuransi sosial, yaitu pada tahun 1922. Korea Selatan menerapkannya pada tahun 1963, dan negara-negara Asia Tenggara menerapkannya pada pertengahan tahun 90-an. Indonesia harus menunggu hingga negara cukup stabil sebelum menerapkan asuransi sosial.

Sejarah Asuransi Kesehatan Pasca Kemerdekaan          

Pada tahun 1947, pemerintah Indonesia sudah mulai memperkenalkan konsep asuransi tenaga kerja dan kesehatan, yaitu dengan mewajibkan perusahaan untuk memberikan jaminan perlindungan pada para karyawannya. Akan tetapi, hal tersebut belum diterapkan secara penuh, karena kondisi Indonesia belum stabil secara politik, terutama karena Belanda masih berusaha merebut kembali Indonesia lewat beberapa agresi militer. Pemerintah akhirnya kembali berupaya memperkenalkan konsep asuransi sosial pada tahun 1960, lewat program yang disebut sebagai “dana sakit.”

Sejarah Asuransi Kesehatan - Fotolia

Sejarah Asuransi Kesehatan – Fotolia

Walau konsep “dana sakit” sudah diperkenalkan, pelaksanaannya masih belum maksimal. Menteri Tenaga Kerja akhirnya berupaya merilis SK di tahun 1967 untuk pengadaan program yang disebut Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat, yang merupakan perwujudan resmi program dana sakit. Dalam SK ini, diputuskan bahwa iuran jaminan kesehatan perusahaan harus sebesar 6%, dengan 1% ditanggung oleh karyawan dan 5% oleh majikan.

Akan tetapi, upaya ini lagi-lagi gagal karena SK tersebut tak cukup kuat, sehingga program tidak terlaksana. Sejarah asuransi kesehatan di Indonesia di mana rencana ini benar-benar dilaksanakan pada tahun 1968, dimana Menteri Tenaga Kerja menerapkan program asuransi kesehatan untuk pegawai negeri.

Sejarah Asuransi Kesehatan di Indonesia Setelah 1968

Asuransi pegawai negeri yang diterapkan pada tahun 1968 adalah cikal bakal program Askes yang kita kenal sekarang. Hingga tahun 2004, model yang dipertahankan adalah pegawai membayar iuran sebesar 5% dari gajinya, lalu turun hingga 2%. Program ini dikelola oleh Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan, namun karena birokrasi yang berbelit-belit sehingga memperlambat proses pencairan dana perlindungan, Askes kemudian diserahkan pada Perum Husada Bakti pada tahun 1984 untuk dikelola. Pada tahun 1984, Perum Husada Bakti menjadi PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Persero), dan mulai meluaskan layanan perlindungan ke pekerja yang bukan pegawai negeri.

Bagaimana dengan asuransi kecelakaan kerja? Dalam hal ini, perkembangannya baru terlihat pada tahun 1977, dimana awalnya program ini merupakan hasil uji coba perluasan program jaminan sosial. Jamsostek yang diresmikan pada tahun 1992 juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan perlindungan kesehatan dan jaminan keselamatan kerja. Perusahaan asuransi multinasional juga sebenarnya sudah mulai menawarkan layanan di Indonesia sejak tahun 1970-an, namun baru mulai melesat dalam popularitas sejak sekitar tahun 1992, yaitu setelah diloloskannya undang-undang nomor 2 tahun 1992 yang mengatur tentang asuransi.

Walau sudah jutaan orang mendaftarkan diri pada berbagai perusahaan ini, halangan utama bagi masyarakat Indonesia untuk mendaftar asuransi adalah penghasilan yang rendah, birokrasi yang rumit, serta kebiasaan yang memandang penyakit sebagai sesuatu yang hanya dipikirkan ketika sudah datang. Lepas dari itu, sejarah asuransi kesehatan di Indonesia bisa dibilang cukup menarik, karena awalnya merupakan perpanjangan dari prinsip dana gotong-royong.

Info Asuransi:

asuransi kesehatan di korsel 2016 - tentang asuransi kesehatan sosial diterapkan di negara turki -
Content Protection by DMCA.com